Hanya rindu
Filipi 1:3
Aku mengucap syukur kepada Allahku setiap kali aku mengingat kamu.
Hai ..
Apa kabar ??
Kudengar kau sudah balikan dengan mantanmu ?
Benarkah ?
Jika itu benar, maka aku disini menguatkan diri untuk benar-benar menerima itu.
Iya itu inginku untuk kau bersama dia.
Keinginanku tercapai!
Aku harap kau tidak mengulang kesalahanmu untuk kesekian kalinya hanya untuk seorang yang tidak kau kenal dan melepaskan orang yang sudah sangat mengenalmu. Jaga dia baik-baik. Jangan sampai kau melepaskan dia untuk kesekian kalinya. Jagalah hatinya seperti kau menjaga hati ibumu.
Yahhhh ini sakit sedikit buatku. Tapi lebih sakit kalau aku mempertahankanmu yang ternyata itu sia-sia. Doakan aku, agar aku bisa sebahagia dirimu.
Tapi saat ini aku rindu kamu..
Aku rindu untuk bersenandung denganmu.
Aku rindu untuk bercerita denganmu..
Tertawa bahkan menangis didepanmu..
Aku terlalu lelah untuk menahan rindu tanpa sepengetahuanmu bahwa aku rindu..
Aku terlalu lelah untuk bersembunyi dibawah kerang tanpa sepengetahuanmu bahwa aku disini memendam seluruh perasaanku dan berharap saat aku keluar dari kerang, aku bisa seindah mutiara..
kau tahu, aku bohong! berpura-pura untuk tidak peduli bahkan tidak merindumu lagi, yang nyatanya aku disini hampir mati menahan rindu..
Apakah kau merasakan seperti yang kurasa disaat kau sudah bersama wanita lain ?
Maafkan aku jika aku terlalu egois untuk hubungan ini.
Aku tidak bisa membebaskanmu dari kehidupan lamamu.
Aku hanya merasakan sedikit rasa trauma. Aku paranoid dengan masa lalumu!
Aku terlalu sayang padamu hingga aku lupa memberimu rongga untuk bernapas.
Jika waktu mengembalikan posisi kita, aku nggak tahu bakalan bisa bertahan dengan jarak dan waktu yang jauh dari kita.
Yang kuharapkan hanya satu, kau disini bersamaku. Agar jarak dan waktu selalu bersama kita.
Jika aku berkata aku mau pisah denganmu, itu tidak benar!
Aku hanya tak sanggup jika tiba-tiba aku tak dapat kabar darimu dengan perasaanku yang sudah sangat dalam. :"(
Maafkan aku. Aku menyayangimu.
Kau adalah lelaki pertama dalam hidupku. Kuharap Tuhan mempertemukan kita dalam kasih. Janji Tuhan pasti ditepati.
Aku mengasihimu.
Aku mengasihimu karna Tuhan.
Dan aku siap mengikhlaskanmu jika izin Tuhan.
Febi
Aku mengucap syukur kepada Allahku setiap kali aku mengingat kamu.
Hai ..
Apa kabar ??
Kudengar kau sudah balikan dengan mantanmu ?
Benarkah ?
Jika itu benar, maka aku disini menguatkan diri untuk benar-benar menerima itu.
Iya itu inginku untuk kau bersama dia.
Keinginanku tercapai!
Aku harap kau tidak mengulang kesalahanmu untuk kesekian kalinya hanya untuk seorang yang tidak kau kenal dan melepaskan orang yang sudah sangat mengenalmu. Jaga dia baik-baik. Jangan sampai kau melepaskan dia untuk kesekian kalinya. Jagalah hatinya seperti kau menjaga hati ibumu.
Yahhhh ini sakit sedikit buatku. Tapi lebih sakit kalau aku mempertahankanmu yang ternyata itu sia-sia. Doakan aku, agar aku bisa sebahagia dirimu.
Tapi saat ini aku rindu kamu..
Aku rindu untuk bersenandung denganmu.
Aku rindu untuk bercerita denganmu..
Tertawa bahkan menangis didepanmu..
Aku terlalu lelah untuk menahan rindu tanpa sepengetahuanmu bahwa aku rindu..
Aku terlalu lelah untuk bersembunyi dibawah kerang tanpa sepengetahuanmu bahwa aku disini memendam seluruh perasaanku dan berharap saat aku keluar dari kerang, aku bisa seindah mutiara..
kau tahu, aku bohong! berpura-pura untuk tidak peduli bahkan tidak merindumu lagi, yang nyatanya aku disini hampir mati menahan rindu..
Apakah kau merasakan seperti yang kurasa disaat kau sudah bersama wanita lain ?
Maafkan aku jika aku terlalu egois untuk hubungan ini.
Aku tidak bisa membebaskanmu dari kehidupan lamamu.
Aku hanya merasakan sedikit rasa trauma. Aku paranoid dengan masa lalumu!
Aku terlalu sayang padamu hingga aku lupa memberimu rongga untuk bernapas.
Jika waktu mengembalikan posisi kita, aku nggak tahu bakalan bisa bertahan dengan jarak dan waktu yang jauh dari kita.
Yang kuharapkan hanya satu, kau disini bersamaku. Agar jarak dan waktu selalu bersama kita.
Jika aku berkata aku mau pisah denganmu, itu tidak benar!
Aku hanya tak sanggup jika tiba-tiba aku tak dapat kabar darimu dengan perasaanku yang sudah sangat dalam. :"(
Maafkan aku. Aku menyayangimu.
Kau adalah lelaki pertama dalam hidupku. Kuharap Tuhan mempertemukan kita dalam kasih. Janji Tuhan pasti ditepati.
Aku mengasihimu.
Aku mengasihimu karna Tuhan.
Dan aku siap mengikhlaskanmu jika izin Tuhan.
Febi
Komentar
Posting Komentar